PENYAKIT SESAK NAFAS CIRI-CIRI, PENYEBAB, DIAGNOSA, CARA MENANGANINYA

 

penyakit-sesak-nafas-ciri-ciri-penyebab-diagnosa-cara-menanganinya
PENYAKIT SESAK NAFAS CIRI-CIRI, PENYEBAB, DIAGNOSA, CARA MENANGANINYA

Penyakit Sesak Nafas – Bernafas merupakan kegiatan yang selalu dilakukan semua yang bernyawa untuk bertahan hidup. Agar dapat bernafas dengan baik menjaga kesehatan dan kebersihan organ pernafasan merupakan kegiatan wajib yang harus dilakukan.

Namun semakin dunia berkembang makan berkembang pula semua unsur di dalamnya termasuk teknologinya. Kemajuan teknologi membuat polusi udara semakin buruk yang menyebabkan organ pernafasan terganggu dan mengakibatkan sesak nafas.

Saat ini penderita sesak nafas semakin meningkat, karena pengaruh pola hidup buruk seperti kebiasaan merokok dan udara yang semakin tercemar seperti asap kendaraan dan asap pabrik yang membuat udara semakin kotor. Faktor keturunan juga memiliki peranan yang penting dalam peningkatan jumlah penderita sesak nafas.

CIRI-CIRI PENYAKIT SESAK NAFAS

Pada umumnya sesak nafas akan membuat dada terasa sesak saat menghirup dan mengeluarkan udara dan tak jarang disertai dengan rasa nyeri pada bagian dada kanan. Selain itu sesak nafas memiliki ciri-ciri umum seperti berikut ini:

1. ANGINA ATAU NYERI DADA SAAT MENGHIRUP DAN MEMBUANG NAFAS

Penderi sesak nafas biasanya akan kesulitan menarik dan membuang nafas karena terjadi peradangan pada sistem pernafasan yang membuat dada kanan akan terasa nyeri saat bernafas. Sehingga membuat penderita sesak nafas tidak bisa bekerja terlalu berat karena akan membuat dada semakin nyeri

2. CEPAT MERASA LELAH

Kurangnya oksigen yang masuk ke dalam tubuh juga akan menghambat pembentukan energi sehingga tubuh akan kekurangan tenaga dan menjadi mudah lelah.

3. SERING MENGALAMI BATUK

Penderita sesak nafas akan mudah batuk untuk mempermudah proses pernafasan. Organ pernafasan yang dipenuhi dengan lendir akan membuat penderita sesak nafas semakin sulit bernafas, oleh sebab itu batuk sangat diperlukan untuk menyingkirkan lendir atau dahak yang menghalangi oksigen masuk ke paru-paru.

4. TERHENTINYA NAFAS SESAAT KETIKA TERTIDUR

Penderita sesak nafas akan semakin sulit bernafas saat tidur telentang dan kepala rata dengan tubuh.  Sebaiknya posisikan kepala anda lebih tinggi dengan menggunakan 2 batal untuk mempermudah proses pernafasan.

Saat tidur dengan posisi kepala sejajar dengan tubuh akan menyulitkan saat bernafas bahkan terkadang nafas terhenti sesaat.

5. GANGGUAN IRAMA JANTUNG

Penderita sesak nafas sering mengalami detak jantung yang lebih cepat dibanding orang biasa. Hal itu akan membuat jantung terasa panas. Penyakit sesak nafas ini memang berkaitan erat dengan penyakit jantung.

PENYEBAB PENYAKIT SESAK NAFAS

Kekurangan udara atau kekurangan oksigen akan membuat seseorang terserang sesak nafas. Sesak nafas bisa menyerang siapa saja meski tidak memiliki riwayat penyakit sesak nafas. Sebagian kegiatan sehari-hari juga bisa menyebabkan sesak nafas.

Berbagai kegiatan yang bisa menyebabkan sesak nafas seperti, habis berlari, sehabis mendaki atau menaiki anak tangga. Selain karena melakukan kegiatan tertentu sesak nafas juga bisa terjadi akibat beberapa hal tertentu berikut ini:

OBESITAS

Penumpukan lemak di dalam tubuh yang membuat seseorang kelebihan berat badan akan menyebabkan seseorang terserang obesitas. Lemak yang menumpuk pada tubuh dapat menutupi atau membalut paru-paru dan jantung yang membuat seseorang kesulitan bernafas atau sering disebut obesitas

BERADA DI KETINGGIAN TERTENTU

Di ketinggian yang cukup ekstrim seperti di puncak gunung dapat menyebabkan sesak nafas karena udara atau oksigen di ketinggian tertentu sangat tipis sehingga akan menyebabkan kekurangan udara.

BERADA DI SUHU EKSTRIM

Suhu yang terlalu ekstrim juga membuat paru-paru sulit memompa udara sehingga akan menjadi sesak nafas. Apalagi jika udara tersebut masih asing bagi tubuh maka tubuh akan kesulitan beradaptasi dan menyebabkan sesak nafas.

ASAP

Penyakit sesak nafas juga bisa disebabkan oleh asap. Semua asap dapat menyebabkan gangguan pernafasan ini seperti asap rokok, asap kendaraan, dan asap pembakaran.

Itu beberapa penyebab sesak nafas tanpa gejala lainnya dan tanpa diagnosa penyakit tertentu. Namun jika sesak nafas yang anda alami bisa terjadi berkali-kali dengan tingkat yang lebih serius meski anda tidak melakukan kegiatan apapun, anda patut waspada.

 Bisa jadi sesak nafas yang anda alami disebabkan tubuh terserang berbagai penyakit seperti berikut ini:

PILEK

Pilek merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus yang mengganggu hidung atau saluran pernafasan. Biasanya hidung akan dipenuhi cairan kental atau ingus yang membuat udara sulit keluar dan masuk, sehingga akan menyulitkan saat bernafas atau terjadi sesak nafas ringan.

ALERGI

Alergi pada sistem pencernaan karena sesuatu seperti alergi debu bisa membuat anda terserang penyakit sesak nafas.

ASMA

Penyakit asma merupakan penyakit pada sistem pernafasan dan paru-paru yang membuat udara atau oksigen sulit masuk ke paru-peru yang menyebabkan sesak nafas karena terjadi penyempitan saluran pernafasan akibat infeksi. Asma merupakan penyakit yang lumayan serius dan membutuhkan penanganan khusus

ANEMIA

Kekurangan darah akan membuat oksigen sulit dihantarkan ke paru-paru dan jantung. Kesulitan oksigen menuju paru-paru inilah yang membuat seseorang terserang sesak nafas. Sebaiknya hindari anemia dengan cara mengkonsumsi makanan yang dapat menambah darah agar terhindar dari penyakit sesak nafas.

SINUSITIS

Penyakit sinusitis merupakan penyakit yang menyerang saluran pernafasan yang membuat anda kesulitan bernafas sehingga akan menyulitkan proses pernafasan yang menyebabkan sesak nafas.

PARU-PARU BASAH

Sudah sangat jelas bahwa penyakit ini menyerang organ utama sistem pernafasan yang membuat cairan menumpuk di paru-paru sehingga oksigen sulit masuk dan keluar. Hal itulah yang menjadi penyebab utama seseorang dengan gangguan paru-paru basah terserang sesak nafas.

TUBERKOLOSIS

Penyakit tuberkolosis atau TBC memiliki gejala sesak nafas yang membuat penderitanya kesulitan saat bernafas karena paru-paru mengalami infeksi yang membuat sesak nafas

TEKANAN DARAH RENDAH

Tekanan darah rendah juga bisa menjadi penyebab sesak nafas karena tekanan darah yang kurang akan mempersulit udara atau oksigen masuk ke paru-paru

PATAH TULANG RUSUK

Tulang rusuk yang berfungsi melindungi organ penting di dalam tubuh salah satunya paru-paru. Jika tulang pelindung tersebut patah maka akan berakibat nyeri dan sesak nafas.

Selain beberapa penyakit di atas yang bisa  memicu sesak nafas, beberapa penyakit berikut ini juga bisa menjadi penyebab sesak nafas seperti:

  1. Keracunan karbonmonoksida
  2. Kanker paru
  3. Penyakit paru obstruktif kronil (PPOK)
  4. Gangguan jantung seperti gagal jantung dan serangan jantung
  5. Bronkitis
  6. Ispa

Beberapa hal di atas bisa memicu gangguan pernafasan yang membuat anda kesulitan saat menghirup dan mengeluarkan nafas bahkan untuk beberapa kasus penyakit yang berat dada akan terasa nyeri saat anda bernafas.

DIAGNOSIS PENYAKIT SESAK NAFAS

Sesak nafas yang terjadi karena kegiatan fisik seperti melakukan olah raga tertentu, berada di ketinggian tertentu dan masih banyak lagi yang lainnya tidak perlu penanganan lebih lanjut karena hal itu akan hilang dengan sendirinya tanpa melakukan pengobatan khusus.

Namun jika sesak nafas yang ana alami tanpa penyebab khusus bahkan saat anda tidak melakukan kegiatan apapu dan berlangsung cukup panjang  itu merupakan tanda-tanda ada gangguan yang cukup serius pada paru-paru. Sebaiknya segera kunjungi dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.

Dokter biasanya akan bertanya gejala yang anda rasakan dan riwayat kesehatan keluarga untuk diagnosis dini, setelah mendapatkan diagnosis sementara kemudian dokter akan melakukan serangkaian tes untuk mendapatkan hasil yang akurat

Berbagai tes yang biasa dokter lakukan untuk mengetahui secara pasti penyakit anda adalah tes darah, x-ray rongga dada dan tes pernafasan spirometri yang akan mengukur seberapa cepat anda bernafas dan seberapa banyak udara yang bisa anda hembuskan.

Berbagai tes ini juga bertujuan untuk melihat apakan anda mengidap PPOK atau tidak. Untuk mendapatkan hasil yang lebih menunjang lagi biasanya dokter akan melakukan tes alergi untuk membantu dokter mengetahui penyebab penyakit sesak nafas untuk mempermudah pengobatan.

Sesak nafas bukan hanya berhubungan dengan sistem pernafasan seperti hidung, tenggorokan dan paru-paru namun juga berkaitan erat dengan gangguan jantung maka dari itu pemeriksaan lebih lanjut memang sangat dibutuhkan seperti metode CT scan atau X-ray untuk mengetahui kesehatan jantung, paru-paru dan kondisi tulang.

Jika penyebab dan diagnosis didapat secara maksimal maka pengobatan juga akan mudah dilakukan.

CARA MENANGANI PENYAKIT SESAK NAFAS

Sesak nafas bisa menyerang siapa saja tidak perduli tua atau muda, namun penanganan sesak nafas tidak sama pada setiap orang. Untuk itu pemeriksaan secara lengkap sangat dibutuhkan agar penanganan lebih lanjut bisa dilakukan.

Saat dokter telah mengetahui penyebab penyakit sesak nafas dengan pasti maka dokter akan melakukan penganan seperti berikut:

ALERGI DAN ASMA

Jika sesak nafas yang anda alami disebabkan oleh alergi sesuatu dan asma maka dokter akan menyarankan  anda menjauhi atau menghindari penyebabnya seperti debu, asap rokok, polusi udara, bulu hewan peliharaan, atau serbuk sari.

Menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar anda seperti membersihkan rumah dari debu, kutu, dan tungau, mencuci handuk, selimut, sprai secara teratur juga wajib anda lakukan untuk menghindari sesak nafas akibat alergi dan asma.

Biasanya dokter akan memberikan obat pereda sesak nafas akibat alergi ini seperti dekongestan dan antihistamin. Kedua obat ini akan meringankan gejala dan mempermudah penghirupan udara. Namun jika setelah mengkonsumsi kedua obat ini sesak nafas yang anda rasakan tidak juga mereda bahkan semakin parah maka dokter akan memberikan obat hirup steroid.

PENYAKIT SERIUS

Untuk sesak nafas yang lebih serius sebaiknya menghindari rokok dan asap rokok akan meringankan sesak nafas yang anda alami dan menghindari anda dari resiko sakit jantung, paru-paru, dan kanker.

Penanganan yang paling tepat bagi penyakit sesak nafas yang serius adalah dengan menjalani perawatan di rumah sakit dan mengkonsumsi obat-obat tertentu yang diresepkan oleh dokter.

OBESITAS

Melakukan diet sehat dapat anda lakukan sebagai pengobatan awal penyakit sesak nafas yang disebabkan oleh obesitas. Saat anda berada di ketinggian di atas 1500 meter sebaiknya hindari aktivitas yang berat karena udara dan oksigen yang sangat tipis ditakutkan akan memperparah sesak nafas yang anda derita.

Itulah pengobatan yang bisa anda lakukan untuk mengobati dan mengurangi gangguan pada aorgan paru-paru tersebut.

TIPS MENCEGAH SESAK NAFAS

beberapa cara berikut ini dapat anda lakukan untuk mencegah penyakit sesak nafas yang bisa anda lakukan di rumah. bukankah mencegah lebih baik dari pada mengobati. Berikut caranya:

JAUHI ROKOK

Sudah menjadi rahasia umum bahwa rok*k dapat mengganggu saluran pernafasan dan organ penting lainnya. Menghindari rok*k merupakan salah satu kunci hidup sehat. Tapi bukan hanya rok*k yang berbahaya bagi tubuh namun asap rok*k juga wajib anda hindari karena pengaruhnya sama bagi tubuh.

OLAHRAGA

Dengan rajin olahraga tubuh akan menjadi sehat dan terhindar dari berbagai penyakit salah satunya sesak nafas. Malas bergerak akan membuat racun menumpuk di dalam tubuh dan menjadi penyebab berbagai penyakit. Sebaiknya lakukan olahraga sesuai kemampuan secara teratur.

MENJAGA DAYA TAHAN TUBUH

Saat daya tahan tubuh meningkat maka semua penyakit dapat ditangkal dengan baik. Meningkatnya sistem imun akan membuat penyakit tidak bisa masuk ke tubuh, selain itu jika anda sudah terlanjur mengidap suatu penyakit maka daya tahan tubuh yang baik akan melawan penyakit itu secara alami tanpa obat tambahan.

Sebaiknya jaga daya tahan tubuh dengan cara olahraga teratur, minum air putih 8 sampai 10 gelas perhari dan mengkonsumsi makanan sehat agar tubuh menjadi sehat dan kuat

Itulah beberapa pembahasan tentang penyakit sesak nafas dan beberapa penyebab sesak nafas. Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda.

Cek informasi tentang kesehataan lainnya hanya di www.ceksehat.com